Sabtu, 17 Februari 2018

Mekanisme Reaksi Adisi elektrofilik pada senyawa Organik Tidak jenuh



REAKSI ADISI
Reaksi adisi adalah eaksi yang mengubah ikatan tak jenuh atau phi (rangkap) menjadi ikatan jenuh atau sigma (tunggal). Dalam reaksi adisi, suatu zat ditambahkan ke dalam senyawa C yang mempunyai ikatan rangkap, sehingga ikatan rangkap itu berubah menjadi ikatan tunggal. Reaksi adisi antara lain dapat digunakan untuk membedakanalkana dengan alkena. Reaksi pengenalan ini dilakukan dengan menambahkan bromin (Br2) yang berwarna merah cokelat. Terjadinya reaksi adisi ditandai dengan hilangnya warna merah cokelat dari bromin. Karena alkana tidak memiliki ikatan rangkap (tidak mengalami reaksi adisi) warna merah dari bromin tidak berubah.

Reaktivitas : HI>HBr>HCl>>HF (asam lebih kuat=elektrofil baik)
Reaksi Adisi Elektrofilik
Reaksi adisi elektrofilik terjadi apabila gugus yang pertama menyerang suatu ikatan rangkap pereaksi elektrofil. Reaksi adisi elektrofilik ditemukan pada senyawa C yang mengandung ikatan rangkap antara dua atom C seperti alkena dan alkuna.
Pada mekanisme adisi elektrofil, elektron phi lah yang memulai serangan terhadap elektrofil membentuk karbokation yang stabil. Selanjutnta nukleofil menyerang karbokation unruk membentuk produk.
Karena serangan awal dilakukan oleh elektron phi terhadap sebuah elektrofil, makan adisi HX pada alkena disebut reaksi adisi elektrofilik (menyukai elektron).
Beberapa jenis adisi elektrofil sbb :
·         Hydroxylation
·         Oxidative Cleavage
·         Epoxidation
·         Cycloropropanation
·         Halohydrin Formation
Contoh reaksi adisi elektrofilik adalah reaksi antara etena dengan asam klorida menghasilkan etil-klorida
Contoh:

a.  Hidrogenasi/reduksi:
     Adisi  H2/Ni/Pt/Pd/ Ru  + alkena --> alkana

b.  Hidrogenasi/reduksi:
     Adisi H2/Ni / Pt / Pd/ Ru + aldehida --> alkanol / alkohol

c.  Hidrogenasi/reduksi:
     Adisi H2/Ni/Pt/ Pd/Ru + benzena --> sikloheksana

d.  Adisi H2O + alkena --> alkanol / alkohol

e.  Adisi HX + alkena --> alkil halida

     (berlaku aturan Markovnikov untuk alkena tak simetris).
                       

                       

Orientasi Adisi Elektrofilik: Aturan Markovnikov

             Coba kita lihat lagi reaksi antara 2-metilpropena dengan HBr. Semestinya akan terbentuk dua produk dari reaksi adisi yang berlangsung, yaitu 1-bromo-2-metilpropana dan 2-bromo-2- metilpropana. Pada kenyataannya tidaklah demikian, yang terbentuk hanya 2-bromo-2-metilpropana. Bagaimanakah hal ini dapat terjadi?
Seorang ahli kimia Rusia, Vladimir Markovnikov, pada tahun 1969 mengusulkan suatu aturan yang kemudian dikenal dengan aturan Markovnikov, yaitu: Pada reaksi adisi HX pada alkena, hidrogen menyerang karbon yang kurang tersubstitusi, sedangkan X menyerang karbon yang lebih tersubstitusi. 
Ketika terdapat alkena di mana karbon-karbon yang memiliki ikatan rangkap mempunyai substituen dengan derajat yang sama maka terbentuk produk campuran.
Oleh karena karbokation terlibat sebagai intermediet dalam reaksi ini maka aturan Markovnikov dapat diulangi: Dalam reaksi adisi HX pada alkena, karbokation yang lebih tersubstitusi akan terbentuk sebagai intermediet dari pada yang karbokation yang kurang tersubstitusi.
Halida asam (HX) dapat juga mengadisi alkena dengan mekanisme yang mirip seperti di atas. Umumnya reaksinya menghasilkan produk adisi Markovnikov. Misalnya adisi HBr pada alkena, di mana Br akan mengadisi pada atom karbon yang lebih tersubstitusi (aturan Markovnikov). Akan tetapi jika terdapat O2 atau perksida (ROOR), adisi HBr berjalan dengan mekanisme radikal bebas, bukan dengan mekanisme ion.
Reaksi adisi terjadi jika senyawa karbon yang mempunyai ikatan rangkap menerima atom atau gugus atom lain sehungga ikatan rangkap berubah menjadi ikatan tunggal. Ikatan rangkap merupakan ikatan tak jenuh, sedangkan ikatan tunggal merupakan ikatan jenuh. Jadi, reaksi adisi terjadi dari ikatan tak jenuh menjadi ikatan jenuh. Mekanismenya reaksi adisi :
C = C → C- C
C ≡ C → C = C → C – C.
Hidrokarbon yang memiliki ikatan rangkap dua atau rangkap tiga merupakan senyawa tak jenuh. Pada senyawa tak jenuh ini memungkinkan adanya penambahan atom hidrogen. Ketika suatu senyawa tak jenuh direaksikan dengan hidrogen halida maka akan menghasilkan produk tunggal.
Aturan Markovnikov: adisi asam terhadap alkena yang tak simetri, atom H akan mengikat atom H lebih banyak.
PERMASALAHAN :
1.       Bagaimana  reaksi HBr dalam adisi anti markovnikov ?
2.       Biasanya, suatu senyawa yang memiliki ikatan rangkap mudah mengalami reaksi adisi,tetapi pada benzene malah sebaliknya, ternyata benzena sukar mengalami reaksi adisi dan justru lebih mudah mengalami reaksi substitusi. Mengapa demikian ?
3.       Mengapa reaksi adisi terjadi hanya pada senyawa tak jenuh ?
4.       Serangan elektrofil  terhadap ikatan  π membentuk suatu  karbokation.Pada reaksi ini karbokation ada 2 yaitu karbokation sekunder dan karbokation primer. Bagaimana perbedaan antara kedua karbokation ini? 

REAKSI REAKSI SPESIFIK NUKLEOTIDA

Nukleotida merupakan struktur pembentuk inti sel – DNA dan RNA yang penting untuk perkembangan sel, fungsi-fungsi tubuh dan penggantian...